Selalu ingat, perjalanan ini bisa ditempuh dan dilewati hanya dengan tuntunan dan petunjuk yang benar

Dari satu titik ke titik yang lain, selalu bisa kita tarik garis lurus dan hanya lewat garis lurus itulah kita bisa menempuhnya dengan cara paling cepat. Namun, meskipun jarak lurus antara dua titik itu dekat, kalau menempuhnya tidak lurus tapi berbelak-belok kian ke mari secara random (acak), kemungkinan untuk sampai ke titik berikutnya adalah sangat amat sulit dan lama. Apalagi kalau pengembaraan random itu sudah melenceng jauh dari titik tujuan yang aselinya amat dekat dari titik keberangkatan sebelumnya.

Begitulah kira-kira gambaran orang hidup. Disadari atau tidak, orang hidup itu mempunyai tujuan. Setidakpunya-tidakpunyanya tujuan hidup dari orang hidup adalah orang gila. Namun, orang gila pun masih memiliki mekanisme bahwa hidup harus dipertahankan, meski dengan cara-cara primitif. Kalau lapar, dia akan mengais-ngais tempat-tempat yang ada sisa-sisa makanannya.

Kalau orang gila saja memuat tujuan hidup di dalamnya, tentu orang waras akan mempunyai mekanisme tujuan hidup yang jauh lebih canggih. Orang waras mempunyai akal sehat tempat untuk bisa memikirkan siapa dirinya, untuk apa dirinya ada, mau ke mana dirinya akan kembali. Orang waras yang sudah bersumpah (bersaksi) bahwa dia adalah orang waras yang Islam, tentu akan menyandarkan diri, hidup, dan segalanya secara sangat lebih spesifik lagi. Dia akan memakai software yang sangat spesifik, dan meninggalkan software-software lainnya. Antara satu software dengan software lainnya tidak bisa dipakai secara bersamaan. Ingat saja komputer saat ini, meskipun komputer itu dual boot (windows dan linux), komputer tidak bisa hidup sekaligus dengan dua software. Komputer harus dipilihkan saat dihidupkan untuk memakai software windows atau software linux.

Orang Islam waras itu bersoftwarekan Islam, dengan tuntunan yang jelas dari Alqur’an, Sunnah Rasul, dan contoh-contoh dari para orang alim yang mengikuti Alquran dan Sunnah Rasul. Hanya dengan software Islam itulah Orang Islam Waras bisa menempuh perjalanan hidupnya dari satu titik ke titik berikutnya dengan cara tercepat, teraman, dan termudah. Segala kesulitan dan problema hidup menjadi terselesaikan dan selalu ada solusinya. Orang Islam Waras tidak akan pernah mengalami hang, trouble, atau macet di tengah jalan, apalagi mengalami tersesat di jalan, selama dia senantiasa tunduk dan patuh kepada software Islam itu.

Aturan global maupun detil dari setiap sesuatu atau perbuatan sudah ada di dalamnya. Tinggal orang waras itu stays steadfast (berusaha untuk senantiasa istiqomah) memegang dan menjalankan aturan itu. Titik.

Posted on December 8, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: