Yakin Mampu dan Bisa

Algoritma Lanjut (Advanced Algorithms) yang dikuliahkan pada semester spring yang lalu telah sedikit mencambukku untuk tidak main-main lagi dengan Algorithms yang diampu oleh Prof Ho. Apalagi di awal semester setelah ujian akhir algoritma lanjut itu aku mencoba ujian komprehensif Algoritma dan hasilnya masih negatif, semua itu semakin membuatku penasaran, makanan apa sebenarnya algoritma itu.

Setelah berembug dengan orang rumah, kami memutuskan bahwa aku tidak pulang menengok rumah pada liburan musim panas kali ini. Aku bertekat untuk berinteraksi lebih intensif dengan buku-buku algoritma, antara lain buku Cormen edisi ke tiga yang sudah aku beli dari http://www.tenlong.com.tw di samping buku Tardos, Algorithm Designs. Ada juga buku karangan orang terbitan lupa, dengan judul Analysis and Design of Algorithms, selain buku klasik Introduction to Algorithms karangan Manber.

Dugaanku adalah, background yang kurang dari penggalan-penggalan perjalanan hidupku di masa lalu menjadikan aku tertantang untuk menguasai Algoritma. Pengembaraanku teralihkan pada kesibukan menerjemah dan urusan ringan-ringan lain yang menyita waktu di masa lalu. Sementara itu fokus untuk ke bidang tertentu tidak dipersiapkan (direncanakan) dan akhirnya terbengkalai. Tapi kalau tidak salah ingat, dulu aku belum mempunyai fokus. Di saat awal terdaftar dan diterima menjadi mahasiswa komputer S2 di UGM pun, waktu itu, aku tidak mempunyai fokus, mau ke mana arah bidang yang mau aku tekuni. Padahal kalau sudah berani masuk pintu dunia ilmu komputer dan atau informatika, mau tidak mau, makanan semacam algoritma, matematika diskret, teori komputasi, dan sejenisnya harus dilahap sedini mungkin. Ini karena mereka adalah ilmu dasar yang menjadi pondasi berdirinya sains informatika.

Benar, menyalahkan masa lalu tidak ada gunanya. Masih selalu ada waktu untuk mengejar ketertinggalan. Tinggal kini bagaimana mengatur motivasi agar tetap tinggi dalam menelan keping demi keping puzzle yang membentuk bidang algoritma. Yang jelas, algoritma adalah ilmu pasti dan relatif tetap seperti itu. Sehingga asalkan saya tetap termotivasi, saya lambat laun akan mampu mengunyah dan mencerna dengan enak menu-menu algoritma yang disajikan oleh para penulis lewat perantara buku-buku tersebut. Tetaplah yakin bahwa dengan pertolongan Allah swt, kamu akan mampu menguasai setetes kecil dari ilmuNya yang maha luas, algoritma.

Posted on July 17, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: