Pilihan, kalau sudah diputuskan, bagaimana?

Kalau sudah diputuskan, ya sudah dilaksanakan, terus tidak usah dipikir lagi. Barangkali proses pemutusannya kurang matang, belum memikirkan banyak faktor untuk dipertimbangkan, tapi kalau sudah diputuskan, jalankan saja. Tidak usah dibandingkan dengan kemungkinan yang tidak dipilih. Apalagi kedua pilihan itu sifatnya dalam kategori wenang.

Saya pribadi berpendapat, pilihanmu sudah betul. Sekalian silaturahim, juga untuk melaksanakan kebaktian. Kalau terpikir, bagaimana nanti pelajaran saya tertinggal, dsb., hal itu sudah usah dipikirkan lagi. Semua sudah diputuskan. Jalankan, dan sebisa mungkin tetap mengejar dan mengikuti pelajaran yang sedang berjalan.

Mungkin ada yang bilang, tapi biaya yang dikeluarkan habis banyak. Tidak apa-apa. Keputusan sudah ditetapkan. Biaya banyak adalah konsekuensi dari sebuah keputusan. Mudah-mudahan saja ketika tulisan ini dibuat, tulisan ini tidak mengurangi rasa ikhlas dari mengeluarkan biaya material dan biaya tenaga yang sudah dikeluarkan. Ketahuilah, semua biaya, termasuk tenaga, pada hakekatnya bukanlah milikmu. Jadi ketika kamu mengeluarkan, itu juga bukan milikmu. Jadikan ini sebagai sarana untuk belajar berkorban, belajar mengikhlaskan.

Kalau belajar mengikhlaskan kok ditulis? Lha bagaimana, kan biar ada dokumentasi. Kalau tidak ditulis, nanti bagaimana bisa menarik pelajaran/hikmah dari peristiwa yang sedang aku jalani. Intinya saya menulis pengalaman ini adalah bagaimana saya dapat belajar dan mencari pelajaran dari pengalaman. Minimal, nanti kalau saya membaca lagi, saya bisa belajar lagi sesuatu yang pernah saya alami.

Saya sepakat, untuk menghargai keputusan spontan saya terhadap peristiwa ini. Sudah tidak saatnya lagi menilai keputusan ini benar atau salah. Saatnya adalah belajar dengan semaksimal mungkin dari peristiwa ikutan yang menyertai keputusan ini. Insya Allah, kalau semuanya kamu kembalikan kepada Yang Maha Kuasa, semuanya akan berjalan mengikuti apa yang Dia Kehendaki.

Posted on May 31, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: