Ujian Sudah Dekat

Ada rasa sesal, mengapa waktu liburan hampir 40 hari aku sia-siakan berlalu begitu saja tanpa target penguasaan sebagian dari materi yang akan diujikan besok pagi. Mengapa pula waktu 30 hari terakhir juga tidak terprogram untuk menguasai sebagian lagi dari bahan yang akan diujikan itu. Mengapa pula manajemen waktuku begitu amburadul.

Kesempatan emas padahal sudah ada di genggaman. Tinggal bagaimana aku memanfaatkan peluang yang sedang aku alami ini dengan maksimal. Apalagi yang ingin aku capai? Bukankan proses pencapaian itu tidak dengan sekali langkah lalu tercapai? Masih belum tahukah aku cara agar bisa menikmati proses, tanpa menghiraukan apapun hasil yang akan kuperoleh? Tidakkah aku ingat bahwa yang penting adalah proses yang benar. Porsi kita, tanggung jawab kita adalah mengusahakan terselenggarakannya proses dengan sebaik-baiknya. Titik.

Kalau sudah begini, lagi-lagi cerita lama terulang kembali. Sesal, sesal, dan sesal. Padalah sesal tidak satupun yang bakalan berguna. Nasi sudah menjadi bubur.

Ayolah bangkit, dan perbaiki dirimu untuk senantiasa semakin menjadi lebih baik. Domainmu adalah domain ikhtiyar dan usaha. Lakukan itu. Tidak ada kata capek dalam berusaha. Tidak ada kata malas dalam berusaha. Yang ada adalah berusaha, berusaha, dan berusaha.

Mengumbar cerita masa lalu yang berisi penyesalan pun tidak usah kau lakukan. Cukup semua itu menjadi pelajaran bagimu, untuk kemudian kamu hindari saja kebiasaan-kebiasaan yang tidak semestinya dilakukan oleh orang yang sukses. Kesuksesan tidak bisa ditempuh dengan cara bermalas-malasan, kesuksesan akan lebih mulus jalannya kalau ditempuh sebagaimana orang-orang yang telah sukses menempuh jalan-jalan mereka.

Ayo donk, bergerak. Jangan hanya melotot di depan LCD laptop mu. Jangan hanya buka-buka email terlalu sering. Demikian juga facebook. Jangan. Kamu telah diberi mandat penuh untuk mengatur dirimu sendiri. Jangan mudah terpengaruh oleh bisikan-bisikan yang melalaikan. Jangan. Tentang arus itu sehingga kau menjadi bertambah lebih kuat. Dorong dirimu untuk maju. Tekan dirimu untuk melejit. Jangan biarkan dirimu keleleran. Jangan pernah kau biarkan dirimu lemah dalam melawan kemalasan. Kuatkan dirimu untuk senantiasa berbuat ke arah kemajuan, progress, dan kesempurnaan, meskipun sedikit demi sedikit. Ayo!  

Posted on March 28, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: