Ketika Harus Berhasil Mengatasi Kehilangan

Ada yang hilang ketika tiba-tiba kita harus pergi meninggalkan satu tempat ke satu tempat yang lain seorang diri untuk jangka waktu yang cukup lama. Tiba-tiba tempat sudah berbeda. Yang kita lakukan berbeda. Yang kita hadapi berbeda. Pokoknya serba berbeda.

Rasanya ada yang hilang. Sebelumnya bangun pagi sudah mendengar anak-anak ribut meributkan mainan-mainannya. Mereka membahas ayam-ayam, kelomang, kura-kura kecil, labi-labi, burung. Ada rasa kehilangan interaksi langsung dengan anak-anak.

Lho kan ada saranan telekomunikasi? Iya ada. Tapi semua itu ternyata tidak bisa menggantikan indahnya rasa kalau berinteraksi langsung face to face. Mengurangi mungkin bisa.

Kini aku berusaha mencari di mana letak yang menimbulkan rasa tidak enak ketika kehilangan ini? Di hati kah? Di perasaan kah? Di pikiran kah?

Ya Allah, duniaMu keci kan? Aku hanya bergeser sedikit dari satu tempat ke tempat lain. Semua itu seakan tidak bergerak, kita masih satu bumi bumi yang kecil, amat kecil dibanding luar biasa besarnya seluruh ciptaanMu.

Ya Allah, tanamkan, pelihara, dan pupuklah rasa ikhlas di antara aku dan mereka. Rela berpisah untuk menempati tempat-tempat yang berbeda. Rela untuk tidak saling bertemu secara langsung.

Ya Allah, gembirakanlah mereka meski aku tidak di situ. Cukupkanlah kebutuhan-kebutuhan mereka. Cukupilah Ya Allah. Selamatkanlah mereka. Amin.

Posted on February 28, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: